TEMA : Kemajuan Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, serta Keragaman Budaya Subang sebagai Kearipan Lokal untuk Subang Lebih Maju melalui Kegiatan Melukis Dinding / Mural.

<p align=”justify”>Mural merupakan sebuah karya yang berupa gambar atau lukisan yang terdapat pada tembok-tembok perkotaan. Di Indonesia sendiri lukisan dinding atau Mural selalu menjadi pro dan kontra oleh segelintir masyarakat, hal ini dikarenakan sifatnyamerusak atau mengotori dinding tembok sehingga menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan kebersihan di lingkungan kota bahkan pula terjadi di lingkungan pemukiman penduduk. Namun di sisi lain bahwa Mural tetap menjadi sebuah ekspresi seni yang harus dihargai, bahkan kini banyak sekali seniman terkenal yang mengawali kariernya dari kegiatan Mural. Selain itu dengan menggambar atau lukisan akan memberikan dampak positif bagi kemajuan pariwisata, kepemudaan, olahraga, dan keragaman budaya pada setiap daerahnya.</p>

<p align=”justify”>Kabupaten Subang salah satu kabupaten di bagian utara Provinsi Jawa Barat dengan luas wilayahnya 2.051,76 km<sup>2</sup> atau sekitar 6,34% dari luas wilayah Jawa Barat. Berdasarkan hasil sensus BPS Kabupaten Subang pada tahun 2015 jumlah penduduk Subang sebanyak 1.529.388 orang atau pertumbuhannya sekitar 1,05 %yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Subang, hal ini dipengaruhi oleh jumlah kelahiran/kematian dan migrasi (perpindahan penduduk antar kabupaten). Subang dilihat daripotensi alamnya memiliki panorama alam yang cukup baik karena daerahnya terbagi menjadi 3 zona daerah yaitu daerah pegunungan, daerah berbukit/pedataran, dan daerah dataran rendah/pesisir pantai sehingga dengan memanfaatkan potensi alam wilayahnya dijadikan daerah pariwisata dan bahkan menjadi wisata unggulan di Jawa Barat.</p>

<p align=”justify”>Dengan potensi Subang, maka kegiatan Muralakan menjadi sebuah fenomena yang sangat menarik bagi destinasi wisata daerahnya dikarenakan dapat membantu penyelenggaraan pariwisata yang telah diamanatkan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Subang Nomor 51 Pasal 12dan 13 Tahun 2016 tentangmempromosikan, pembinaan, publisitas dan pencitraan, menjaga dan melestarikan, serta meningkatkan mutu objek untuk daya tarik wisata yang pada tahun 2015 jumlah wisatawan di Kabupaten Subang mencapai 5,67 juta orang.Untuk kepemudaan dan olahraga dari kegiatan melukis dinding atau Mural ini merupakan sebuah ajang bagi pemuda-pemudi yang memiliki kreasi seni untuk dapat mengasah kemampuanide-idenya melalui kreasi lukisan dinding yang positif dan kesempatan peluang kerja menjadi seorang seniman yang saat ini di Kabupaten Subang masing sangat kurang, sekaligus dapat memperkenalkan kegiatan olahraga terutama kegiatan olahraga tradisional seperti <em>egrang, jalan batok, adu panggal, </em>dan sebagainya. Sedangkan bagi keragaman budaya terhadap kegiatan Muralsebagai ajang memperkenalkan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Subang yang kaya akan keragamannya, seperti halnya <em>sisingaan</em>, <em>gembyung</em>, <em>tarian topeng, doger kontrak, toleat, ruawatan dan sebagainya</em>, agar keberagaman budaya tersebut lebih dikenal lagi di tingkat nasional dan internasional melalui ajang lukisan dinding atau Mural.</p>

<p align=”justify”>Kegiatan penyelenggaraan melukis dinding atau Muraldi Kabupaten Subang diharapkan dari kesan vandalisme yang selama ini melekat pada seni Mural dapat terkikis yang tidak sekedar aksi corat-coret dinding tembok jalanan namun menjadi estetis baru untuk dapat memajukan pariwisata, pemuda, dan olahraga, serta keragaman budaya sebagai kearipan lokal untuk Subang lebih maju.</p>

Kegiatan Melukis Dinding / Mural di Kabupaten Subang